Malam minggu ini berarti sudah hari ke enam Ervin ada di Indonesia. Kegiatannya ya hanya antar jemput Bitha ke rumah sakit, kadang setelah mengantar Bitha, dia diajak Papa Dana untuk ikut meeting sama klien di restoran. Tidak ada misi khusus, intinya daripada dia bengong di rumah makanya dia diajak ke pertemuan itu dan dikenalkan sebagai calon menantu oleh Papa Dana. Tapi itu hanya satu kali. Kadang Ervin juga ke tempat Yangpa, hanya sekedar mengajak eyang Bitha tersebut ngobrol. Rencana dua minggu di Indonesia bukan hanya sekedar melepas rasa rindu, Ervin mempunyai rencana lain dan dia sudah mempersiap mentalnya kalau - kalau lamarannya ditolak oleh Bitha lagi, seperti kemarin - kemarin. Sebenarnya bukan ditolak dalam arti tidak bisa berlanjut sama sekali, tapi Bitha yang hobinya menunda

