Kansai Internasional Airport, Osaka, Jepang tampak ramai dengan penumpang domestik dan Internasional. Salah satunya adalah rombongan keluarga tante dan keponakan dari klan Pratomo, aunty Ana dan abang Wika, anak bungsu dan cucu tertua yang biasanya saingan sebagai pemegang tahta tertinggi di sebuah keluarga. Mereka hari ini akan pulang ke Indonesia setelah menghabiskan waktu hampir sepuluh hari di Jepang, baik di Tokyo maupun Osaka, tapi mereka lebih banyak menghabiskan waktu di Tokyo, sedangkan di Osaka hanya dua hari saja. "Kenapa melamun terus? Urusan kerjaan?" tanya Dana ke Ana ketika mereka sedang duduk di salah satu resto. Mereka belum masuk ke ruang tunggu, penerbangan mereka masih empat jam lagi, tapi sudah sampai di bandara sejak tiga puluh menit yang lalu, jadi mereka lebih sen

