Gaya Baling-baling Bambu 🔞💦

1018 Words

Raisa merasakan miliknya agak ngilu. Bayangkan saja setiap pagi, siang, dan malam Regan akan menggenjotnya tanpa ampun. Matanya berat sekali untuk dibuka padahal sinar matahari sudah mulai meninggi. "Sayang bangunlah, aku sudah menyiapkan makan siang untuk kita, " ucap Regan seraya mengguncang tubuhnya dengan lembut. "Nggghh sebentar lagi kak, aku ngantuk banget, " Raisa menarik selimutnya lagi karena sinar matahari begitu silau mengganggu penglihatan matanya. "Nanti kamu lapar, kamu belum sarapan pagi. Masa kamu mau melewatkan makan siang juga? " Regan mulai menunjukkan kecerewetannya sebagai seorang suami. Raisa terpaksa membuka kembali selimutnya dengan wajah cemberut. "Suapin aku dong kak, " Raisa bersandar di ranjang sambil membuka mulutnya. "Baiklah buka mulutnya ya, " Rega

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD