Partner Ranjang

1031 Words

Raisa menangis sesenggukan di dalam kamarnya. Dia tidak menyangka Regan hanya menjadikan dia sebagai selingan. "Kak Regan jahat hiks hiks hiks, kenapa aku bodoh sekali sih mau-maunya dijadikan mainan oleh dia hiks hiks hiks, " tangis Raisa. Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, Rafael kaget saat melihatnya sedang menangis. "Loh Raisa, kamu kok nangis? lelaki mana yang sudah menyakitimu adikku? " tanya Rafael seraya menghampirinya. Raisa segera menyeka air mata yang membasahi pipinya. "Emang kakak tau darimana aku nangis gara-gara cowok? kakak cenayang? " Raisa tidak ingin Rafael sampai tau kalau dia menangis gara-gara Regan. Pasti kakaknya itu jijik jika tau dia dan Regan sudah tidur bersama. "Kamu adalah adik kesayanganku, jadi aku tau apa yang kamu rasakan. Sini kakak peluk, " Rafa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD