27. Gaun untuk Sebuah Penghianatan

1184 Words

Di dalam kotak itu, terlipat rapi sebuah gaun. Indah. Mewah. Namun… terlalu mencolok. Terlalu berani. Bukan sesuatu yang biasa ia pakai. Jari-jarinya menyentuh kain itu perlahan. Ragu. Bingung. Dan untuk pertama kalinya, perasaan aneh menyelinap di dadanya. “Mas… ini…?” Ia mengangkat wajahnya. Menatap Aldo. Mencari penjelasan. Namun yang ia temukan, bukan jawaban. Melainkan tatapan dingin… yang entah kenapa terasa asing. Aldo menatapnya datar. Seolah gaun itu bukan sekadar pakaian. Melainkan… sesuatu yang lain. “Cepat ganti.” "Aku akan membawamu ke suatu tempat!" Nada suaranya tegas. Tidak memberi ruang untuk bertanya. Ririn terdiam. Masih memegang gaun itu. Perasaan bahagia tadi, perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak ia mengerti. Namun tetap saja, ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD