Masih Belum Mengaku

1026 Words

Clara mondar mandir dengan hati yang gelisah, jemarinya saling bertaut. Cemas bercampur takut. Pasalnya, suster pendampingnya tadi memberitahu kalau dia dipanggil oleh pemimpin rumah sakit. "Si Prof kenapa ya manggil aku?" gumam Clara, menggigit bibir bawahnya, keningnya berkerut. "Dok, Prof Zul telpon lagi, tuh!" ucap Suster pendamping Clara kembali memberitahu karena dokternya tidak kunjung pergi menemui pemimpinnya. "Iya, iya, sebentar bilang," seru Clara. Buru-buru dia merapihkan meja kerjanya, mengambil beberapa barang penting miliknya dan memasukannya ke dalam tas. Clara berniat pergi dari sana tapi bukan untuk menemui Zulfikri melainkan melarikan diri, perasaannya tidak enak hari ini karena dia sempat mencium sesuatu yang sedang rumah sakit lakukan untuk membongkar kedok malapr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD