Ekstra Part I

1283 Words

Sudah hampir satu jam berlalu. Setelah Rainer masuk kembali ke dalam kamar. Rainer nampak mengatupkan bibirnya pada bahu Lily. Menunggu giliran yang ia pikir, hanya akan berlangsung selama sepuluh sampai dua puluh menit saja. Tapi nyatanya, berkali lipat lebih lama. Apa pria kecil itu dengan sengaja menyusu selama ini?? Apa ia ingin menggagalkan pengambilan jatah ayahnya sendiri? Yang jelas, Rainer benar-benar sudah tidak sabar. Bak makanan yang sudah masuk ke dalam mulut. Tapi tidak boleh dikunyah untuk merasakan kenikmatannya. Apalagi ditelan. Begitu menyebalkan bukan? Harus menahan untuk mengunyah makanan yang sudah ditaruh di dalam mulutnya ini. "Sayang? Matthew belum selesai juga? Giliran Daddy-nya kapan?" Rainer berbicara dengan nada manja dan bibir yang entah kenapa, otomatis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD