Dahlia dan Sean sedang duduk di hadapan semua Alvaro dan keluarganya. Alvaro menatap keduanya bergantian lalu menghela nafasnya dengan perlahan. "Sean kamu yakin mau nikah? apa tidak terburu-buru nak? kamu sebentar lagi mau lulus SMA loh" tanya Alvaro baik-baik tanpa menyinggung Dahlia. Kalau dilihat-lihat Dahlia ini lebih tua dari anaknya. "Aku sudah yakin pa" jawab Sean sambil menggenggam erat tangan tante Dahlia. "Maaf Sean kamu tidak perlu melakukan semua ini. Kami tidak ada hu... " belum selesai Dahlia bicara Sean langsung memotong omongannya. "Kami harus menikah karena kekasihku ini sudah hamil pa" ucap Sean membuat semua orang yang ada disana sangat terkejut terutama Alvaro dan Arumi. Terlihat gurat kecewa dari wajah mereka. Sedangkan Dahlia tak percaya mengapa Sean yang dia

