Sarah ikut merasa lega sekaligus bahagia. Akhirnya Meylin tidak lagi menjauhi Byantara. Bahkan, keinginan untuk kembali ke rumah mereka datang dari Meylin sendiri, bukan paksaan siapa pun. Hati Sarah yang sempat diliputi kecemasan perlahan terasa lebih ringan. Setidaknya, anaknya mulai menerima kembali kehidupan yang sempat terpecah. Kabar itu pun sampai ke telinga Risma. Tanpa ragu, perempuan itu ikut merasa senang. Ia tahu betul betapa Byantara di awal pernikahan sudah mengecewakan Meylin dan beruntung Byantara diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya karena kejadian Amnesia itu. Mendengar bahwa hubungan Meylin dan Byantara mulai membaik, Risma pun memutuskan untuk berkunjung ke rumah mereka. Risma ingin memastikan sendiri keadaan Meylin. Ia ingin melihat dengan matanya sendiri

