92. Rahasia Demi Sebuah Awal Baru

1095 Words

Pandangan Byantara masih berkeliling di dalam studio kecil itu, hingga matanya tertumbuk pada sebuah koper kecil yang diletakkan rapi di sudut ruangan. Koper itu tidak terkunci. Seolah memang disiapkan untuk dibawa pergi, namun belum sempat. Perlahan Byantara mendekat. Ia berjongkok, membuka resletingnya. Di dalamnya hanya ada beberapa potong pakaian sederhana, perhiasan dan beberapa barang pribadi milik Meylin. Semua ditata rapi, tanpa berlebihan. Sangat mencerminkan pemiliknya. Namun di antara benda-benda itu, sebuah buku bersampul biru pucat menarik perhatiannya. Byantara terdiam. Itu… buku harian. Tangannya refleks berhenti. Ada dorongan kuat untuk menutup koper itu kembali. Ia tahu betul, membaca buku harian seseorang adalah pelanggaran privasi. Terlebih itu milik Meylin, peremp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD