Rindu dia

1142 Words

Sakuta sangat kesal karena ia merasa ditolak mentah-mentah oleh Tania dan sejak didalam pesawat menuju Jakarta, ia terlihat gelisah membuat Betran tersenyum melihat tingkah konyol Sakuta. Pagi ini mereka memang telah dijadwalkan untuk penerbangan pagi karena rencananya Ibra akan hadir dirapat besar yang akan diadakan di Kertanegara grup siang ini. Ibra duduk berdekatan dengan Bela dan juga dengan Tania sedangkan Betran duduk tepat disamping Sakuta. Tania memang meminta duduk didekat Bela dan ia tidak ingin duduk berdekatan dengan Sakuta yang menurutnya sangat aneh saat ini. "Dari tadi kamu kayaknya kesal sekali Sakuta, ada apa?" Tanya Betran membuat Sakuta menghela napasnya. "Kenapa perempuan itu sulit sekali percaya dengan ucapan kita yang sudah berusaha untuk mengatakan keinginan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD