Tidak ada perang

1260 Words

Rima memeluk lengan Ibra dengan erat dan ia merasa sangat takut kehilangan Ibra. Ia bukan seorang pencuri yang mencuri tunangan orang lain dan ia merasa sangat-sangat sedih saat ini. Ia benci yang namanya perselingkuhan apalagi merebut kekasih, ataupun suami orang lain. Tadi Anin juga menatapnya seolah ingin melahapnya saat ini juga dan ia bak seorang tersangka yang telah menghancurkan hidup Anin, yang seharusnya menjadi istrinya Ibra. Ya Anin menyatakan perang karena posisinya telah direbut oleh Rima. Rima menahan diri untuk tidak mengatakan apapun terlebih lagi saat ini sosok Anin telah berhasil diusir dari rumah ini. "Rima..." panggil Wiliam. "Iya Kek," ucap Rima. "Kamu tenang saja Rima, tidak ada lagi perempuan yang akan mengganggu rumah tangga kamu sama Ibra, apalagi sebenarnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD