Ibra merasa tenang karena Betran akan pulang bersamanya dan ternyata satu hari saja tidak bisa bertemu istrinya membuat merasa rindu, ia merindukan istrinya itu dan benar apa kata Izam ia ternyata yang lebih mencintai Rima dibandingkan Rima mencintainya. Ibra menatap Bela yang sedang bermain bersama Betran dikolam renang bahkan kedua bersaudara itu terlihat sangat bahagia. Berbeda dengan Tania dan Sakuta. Hal sepele seperti sore ini yang mereka lakukan dengan menikmati sore bersama, ternyata cukup menyenangkan. Ibra bahkan lupa kapan terakhir ia bisa hidup sesantai ini dengan orang-orang terdekatnya dan sepertinya hampir tidak pernah. "Mas Ibra ayo mandi juga!" Ajak Bela membuat Ibra memberikan isyarat tangannya, jika ia tidak ikut mandi. Ada yang lebih menarik baginya untuk ia lihat ya

