Rencana harus berjalan

1154 Words

Betran dan Elgi sampai di Kediaman Ibra Kertanegara dan keduanya melangkahkan kakinya dengan santai. Sosok Agisa terlihat dan ia segera menujukkan senyumannya, lalu ia melangkahkan kakinya mendekati Betran dan Elgi. "Wah...Mas Elgi dari tadi ditelepon nggak diangkat neyeblin banget," ucap Agisa. "Nanti mau aku balas juga nggak angkat telepon Mas El?" Tanya Agisa kesal dan ia melipat kedua tangannya karena ia sangat kecewa dengan sikap Elgi. Elgi mengambil ponselnya dan ia melihat dua puluh panggilan tak terjawab dari Agisa. "Kalau saya nggak angkat itu artinya saya sedang rapat Agis!" ucap Elgi mencoba memberi pengertian kepada Elgi, membuat Agisa menyebikkan bibirnya. "Kalian berdua ini kayak pacaran, saja," ucap Betran seenaknya membuat Agisa tersenyum karena Betran menyadari sikapny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD