Najwa sebenarnya seumuran dengan Tania namun karena Najwa menikah dengan Bayu, maka Tania harus memanggilnya Mbak. Setelah menonton pertandingan sengit antara Elgi dan Betran, keduanya saat ini memilih duduk ditaman. Tania merasa kesal dan marah karena Sakuta sejak tadi tenyata melihat pertandingannya, namun setelah itu batang hidung Sakuta tidak terlihat lagi di Rumah ini. Ia tahu jika ia telah melakukan kesalahan besar, dengan pergi tanpa pamit dan mungkin itu membuat Sakuta merasa hubungannya saat ini telah berakhir, padahal Tania tidak ingin berakhir seperti ini. Tentu saja ia menyesal dan harusnya ia tidak melakukan hal itu. Ia ingin sekali menyapa Sakuta, tapi tidak ia lakukan karena ia bingung bagaimana jika Sakuta mengacuhkannya. "Ada apa?" Tanya Najwa melihat ekpresi Tania terli

