Bab 183. ENDING-2

727 Words

"Kita temenan kan, Kansa?" Niken menoleh dengan senyum lebar. Sementara Kansa mengerutkan kedua alisnya. "Maunya apa?" "Astaga ... sebenarnya kamu lebih cocok sama Adam." Sepasang mata Niken terbuka lebar. "Sembarangan." "Aduh." Niken refleks mengusap kepala, lalu menoleh ke belakang. Melihat dua orang pria yang sedang mendelik ke arahnya. "Bercanda, Pak. Adam kan ayang saya." Niken memperlihatkan cengiran sebelum meluruskan kembali pandangan ke depan. Kansa menghembus napas lega. Melihat pakdenya sedang berbincang dengan ibu dan ibu mertuanya, garis bibir wanita berhijab tersebut tertarik lebih lebar. Adam berjalan berdampingan dengan Sultan yang membopong Raja. Mereka berbincang ringan. Sultan menanyakan pekerjaan Adam, yang dijawab antusias oleh teman kuliah istrinya itu. Sosok

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD