Mariana & Juna--Latihan Punya Anak-1

725 Words

“Senyum-senyum saja dari tadi. Buruan makan. Katanya mau ke bandara jemput pangeran kodok.” ‘Uhuk! Uhuk!’ Bukan orang yang sedang ditatap Sultan, yang dari tadi hanya senyum-senyum sambil mengaduk isi piring itu yang tersedak. Sultan memutar kepala dengan cepat lalu segera mengambil gelas berisi air putih di depannya. Pria itu memberikannya pada sang istri yang duduk di sebelahnya. Istrinya yang tersedak. Kansa mengambil gelas di tangan sang suami lalu segera meneguk pelan cairan bening tersebut. Sementara sang suami mengusap-usap punggung wanita itu. “Maaf, Sayang. Aku tidak berniat membuatmu terkejut.” Dengan penuh sayang, pria itu terus mengusap punggung istrinya. Di seberang meja, sosok yang sebelumnya hanya sibuk mengaduk isi piring sambil membayangkan masa depan dengan sang pan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD