Bab 140.-1

707 Words

“Assalamu’alaikum, Sultan. Ini Green Peace.” Bola mata Sultan nyaris meloncat keluar dari kelopaknya, begitu mendengar suara seseorang dari sambungan telepon. “Green … Peace?” Ardian tampak terkejut mendengar sang atasan menyebut satu nama yang belum lama mereka bicarakan. “Kamu dimana? Ah … maksudku—” Sultan kebingungan sendiri. Pria itu menarik pelan, namun panjang napasnya. Menghembus karbondioksida perlahan keluar dari lubang hidung sebelum melanjutkan. “Maaf, aku sangat terkejut. Terima kasih sudah menghubungiku. Jadi, ini nomormu?” “Itu tidak penting. Darren menghubungiku. Dia bilang perusahaanmu dalam masalah.” “Benar. Tolong bantu aku. Berapapun yang kamu minta, akan kuberikan. Asalkan kamu bisa mendapatkan identitas pencuri data itu.” “Kamu masih juga tidak berubah.” “Apa?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD