Bab 170.-1

718 Words

“Anak itu,” guman Pramu Atmadja sembari menatap punggung Kansa yang semakin menjauh. Mereka sudah selesai membuat kesepakatan. Dan Kansa sukses membuat pria yang banyak ditakuti oleh para pesaing bisnisnya, dan disegani orang-orang disekitarnya itu geleng kepala. Untuk pertama kalinya dia dibuat bertekuk lutut mengikuti permintaan seseorang. Yang seseorang itu tak lain hanya seorang anak mantan pembantu. Sambil mendekap tubuh Raja, Kansa membelokkan langkah lalu melanjutkan ayunan kakinya. Mereka akan kembali ke hotel. Hari ini terasa begitu panjang dan melelahkan dengan segala masalahnya. Kansa ingin segera tiba di hotel. Membersihkan tubuh lalu tidur dengan memeluk tubuh putranya. “Momi, Raja ngantuk.” “Raja tidur saja.” Kansa mengusap punggung kecil putranya. “Biar aku yang gendong

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD