Kansa menatap ke depan. melihat tontonan yang tertampil pada layar televisi. Punggungnya menyandar sofa. Sultan menatap sang istri beberapa saat sebelum akhirnya ikut menatap layar televisi. Masih sulit membuat obrolan dengan Kansa. Pria itu mendesah. Rasanya begitu kaku. Sultan melirik istrinya. Melihat gadis itu tampak begitu fokus dengan televisi, daada pria itu bergerak kentara ke atas. Sultan menahan sesaat napasnya. Membelah bibir, meloloskan karbondioksida keluar perlahan. Pria itu menghempas punggung ke sandaran sofa. Hela napasnya terdengar oleh Kansa. Namun Kansa hanya melirik sekilas. Tampak tak peduli, gadis itu justru semakin fokus dengan acara debat yang ditontonnya. Sementara Kansa fokus dengan layar di depannya, Sultan justru fokus menatap sang istri. Memperhatikan waj

