Bagus Atmaja menutup mulut yang beberapa saat menganga. Pria tersebut menghembus napasnya. “Ya sudah. Kita tunggu saja perkembangannya. Detektif itu akan menyelidiki kemana mereka pergi. Kalau benar ke luar negeri—” Di luar ruang kerja bagus Atmadja, Mariana yang sudah beberapa saat menguping pembicaraan kedua orang tuanya, menarik kepalanya. Mendesah sembari menggelengkan kepala sebelum berjalan pelan menjauh. Jadi, ada kemungkinan kakak iparnya pergi ke luar negeri? Wow … dia tidak menyangka. **** “Alan mengajakku keluar. Kamu tidak keberatan kalau aku tinggal?” bisik Regina di telinga Kansa. Kansa menggerakkan kepala turun naik. Menoleh lalu berkata. “Pergi saja. Nikmati waktumu bersamanya. Sepertinya kalian cocok,” kata Kansa. “Menurutmu begitu?” tanya Regina sembari mengulum seny

