Bab 38.-2

849 Words

Sultan tidak mencintai Kansa. Berkali-kali dia menegaskan hal itu pada Kansa, maupun pada dirinya sendiri. Namun, melihat gadis berlutut, dihina, dipermalukan sedemikian rupa—dia tidak bisa tinggal diam. Amarahnya langsung meluap. Apalagi salah satu pelaku pembulian itu adalah Nabila. Dia tidak rela Kansa diperlakukan seperti itu. Dia marah. Sangat marah. Yang menyedihkan, dia tidak bisa melakukan apapun pada pelaku pembulian karena salah satu pelaku itu adalah mamanya sendiri. “Aku minta maaf.” “Aku tidak butuh permintaan maafmu.” Mendengar Kansa minta maaf, Sultan semakin marah. Pria yang sudah memberikan perhatian penuh pada penumpang mobilnya itu menekan katupan rahangnya kuat-kuat. Bukan itu yang ingin ia dengar dari Kansa. “Lalu aku harus bilang apa? Aku sudah membuatmu merasa te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD