“Saya tidak bawa uang banyak. Semoga ini cukup buat Ibu berobat.” Sultan mengambil semua uang yang ada di dalam dompetnya. Benar-benar tidak banyak karena memang ia tidak biasa mengisi dompetnya. Cukup ada kartu yang bisa berfungsi untuk melakukan pembayaran apapun. Sultan mengulurkan tujuh lembar uang kertas warna merah kepada ibu Kansa. “Jangan, Nak. Tidak perlu. Ibu masih ada uang. Minggu kemarin Kansa memberi Ibu uang.” “Terima ini. Ini tidak banyak.” Sultan menarik tangan kanan ibu Kansa lalu memaksa wanita itu menerima uang darinya. Sultan menggerakkan jari-jari tangan ibu Kansa hingga menggenggam uang yang sudah ia letakkan di telapak tangannya. “Sekarang saya permisi. Sudah malam. Jangan lupa besok ibu periksa.” Sultan beranjak dari tempat duduknya. “Loh … rotinya dimakan dulu

