Mendengar suara ketukan pantofel pada lantai, dua orang yang semula menunduk langsung mengangkat kepala. Dan saat melihat siapa yang sedang berjalan mendekat, keduanya kompak tersenyum seraya beranjak berdiri. “Kebetulan sekali bisa bertemu dengan pemilik butik. Apa kabar Pak Sultan?” Sultan menghampiri dua orang tersebut lalu menjabat tangan yang terulur padanya. “Baik. Sedang menunggu istri? Bukan simpanan, kan?” Dua orang itu tertawa. “Pak Sultan bisa saja.” Lalu Sultan mengikuti arah pandangan salah satu pelanggan ketika suara hentakan heels terdengar. Sebelah alis Sultan terangkat. Pria itu geleng kepala melihat seorang gadis muda sedang berjalan mendekat. “Gimana, Om? Bagus, kan?” tanya gadis muda tersebut sembari memutar tubuh—memperlihatkan dress sepanjang di atas lutut warna

