63 • Akhir Untuk Sebuah Awal

1940 Words

Ruang pemeriksaan itu terasa tenang, hanya terdengar detik jam dinding dan dengung samar dari pendingin udara. Arcelia duduk di ranjang pasien dengan kedua tangannya meremas pelan ujung gaun rumah sakit yang ia kenakan. Napasnya terasa berat, bukan hanya karena tubuh yang lemah usai mual, tapi juga karena degup gugup yang menguasai dadanya. Dante berdiri di samping, satu tangannya menggenggam erat tangan Arcelia, seolah ingin memindahkan seluruh kekuatannya untuknya. Dokter wanita paruh baya itu tersenyum lembut, tatapannya hangat saat memandang layar ultrasonografi. Suara beep lembut dari mesin membuat ruang itu terasa sakral. “Selamat, Nona Arcelia,” ucap sang dokter dengan nada tenang namun penuh makna. “Kandungan Anda berusia kurang lebih enam minggu. Detak jantung janinnya kuat… seh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD