49 • Menawarkan Kerja Sama?

1758 Words

Koridor kampus mulai lengang, mahasiswa lain sudah bergegas pulang. Arcelia masih sibuk membereskan laptop ke dalam tas ketika suara berat tapi familiar menyapanya. “Arcelia.” Ia menoleh, mendapati Daniel berdiri tak jauh darinya. Dosen muda itu tampak santai dengan lengan kemeja yang digulung hingga siku, senyum tipis menghiasi wajahnya. “Pak Daniel,” sapa Arcelia sopan. “Jangan kaku begitu.” Daniel tertawa kecil. “Kita kan sudah kenal sejak S1. Kalau di luar kelas, panggil saja Daniel. Lebih… terasa dekat, kan?” Arcelia tersenyum tipis, sedikit canggung. “Baiklah, Daniel.” Pria itu mengangguk puas. “Nah, lebih enak begitu.” Ia berjalan di samping Arcelia yang hendak keluar ruangan. “Aku masih ingat waktu kamu masih mahasiswa baru dan suka ikut kelas Pak Marcel. Kamu suka duduk di b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD