56 • Singa Buas & Pawangnya

1687 Words

Hari baru seakan membuka tirainya dengan cahaya yang berbeda. Jeremy sudah dijatuhi hukuman, begitu pun dengan Marco. Semuanya terasa seperti lembaran lama yang resmi ditutup, memberi jalan bagi kehidupan baru yang lebih tenang. Bagi Arcelia, hari itu bukan sekadar pagi biasa. Ada sesuatu yang menekan dadanya, antara gugup dan rindu, karena untuk pertama kalinya setelah seminggu, ia akan kembali menginjakkan kaki di kampus. Dante menatapnya dari balik kemudi mobil, senyumnya tenang, seolah sengaja mengalirkan kekuatan lewat tatapan itu. “Siap?” tanyanya singkat, namun suaranya dalam dan hangat. Arcelia menarik napas panjang. “Sepertinya… ya. Aku harus siap.” Mobil melaju melewati jalanan kota yang sibuk. Bagi orang lain, hari itu mungkin biasa saja, tapi bagi Arcelia, ini adalah permul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD