44 • Bertemu Kembali dengan Daniel Megantara

1731 Words

Pagi itu udara terasa berbeda. Ada semacam semangat yang mengalir di setiap tarikan napas Arcelia. Ia berdiri di depan cermin besar kamar, merapikan kerah blus putih sederhana yang dipadukan dengan rok pensil selutut berwarna krem muda. Penampilannya terlihat segar dan profesional, namun tetap menyiratkan kelembutan khas seorang istri muda. Rambutnya ia ikat rapi ke belakang, meninggalkan sedikit poni tipis yang membingkai wajah. Di belakangnya, Dante duduk santai di sofa kamar, masih dengan kemeja hitam yang lengan panjangnya tergulung setengah. Matanya, yang dari tadi mengikuti setiap gerakan istrinya, menampakkan campuran bangga sekaligus… posesif. “Kenapa tatapannya seperti itu?” Arcelia akhirnya angkat bicara tanpa menoleh, suaranya mengandung sedikit gugup. Dante menyilangkan kaki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD