126. Usaha Kaisar

1607 Words

Kaisar sudah membuka pintu rumah. Rumah yang beberapa bulan tidak Alea singgahi. Alea pikir rumah ini akan banyak debu yang menyambut mereka sebab yang ia tahu, Kaisar tidak lagi menempati rumah ini semenjak dia tinggal ke Singapura. Namun, rupanya rumah yang ia jejaki ini terlihat bersih dan rapi. Tanpa Alea tahu jika Kristi, sang mertua memang rajin mengirim jasa bersih-bersih untuk merawat rumah ini. Alea hanya berdiri mematung di depan pintu, menatap ruang yang dulu menjadi saksi betapa kerasnya ia berjuang mempertahankan pernikahan yang kini hampir runtuh. “Masuklah,” ucap Kaisar lembut, tapi tegas. Alea tak bergeming. Kedua tangannya terkepal di sisi tubuh. “Untuk apa kamu membawaku ke rumah ini, Kaisar?” suaranya bergetar menahan emosi. “Karena rumah ini rindu pada pemiliknya,”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD