Bab 122. Berbicara bersama-sama

1213 Words

Ruang Praktik Dokter Bisma “Dokter Bisma ini sampel darah dan rambutnya,” ucap perawat yang bertugas di ruang praktik Dokter Tio. “Saya buatkan pengantar dulu untuk ke lab, nanti kamu langsung kasih ke Dokter Kinasih untuk segera uji DNA kedua sampel ini,” pinta Dokter Bisma sembari mengambil surat pengantar ke lab untuk dia isi dan tanda tangan. “Baik Dokter." Di sela-sela menunggu, pintu ruangan terketuk lalu masuklah perawat pendamping Dokter Bisma. Pria paruh baya itu mendongakkan wajahnya. “Ada kabar terbaru Mila?” tanya Dokter Bisma. “Saya sudah mengikuti Dokter Tio, ternyata sampel itu tidak diberikan ke bagian laboratorium, justru dia pergi dengan mobilnya, dan saya tidak mengetahuinya lagi,” lapor Mila. Dokter Bisma kembali menatap perawat yang satunya lagi. “Ning, nanti sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD