[Extra Part 7] Berbeda

1232 Words

"Hati-hati jangan kena perut mimi, ada adik bayinya." "Adik bayi?" Niskala menoleh menatap sang pipi, begitu juga dengan Dikara. Wili tersenyum. "Ya, kalian mau punya adik." "Wah ...." Mata Niskala berbinar antusias. Sementara, mimi mereka sedang tidur. Beberapa hari terakhir si kembar melihat mimi tidak b*******h, pucat, dan sering muntah-muntah. "Tapi mimi dan adik bayinya baik-baik saja, kan, Pi? Tubuh mimi sepertinya sedang kurang sehat," celoteh Dikara dengan tatapan serius. "Baik-baik saja, Sayang." "Syukullah ...." Niskala lalu rebah dan memeluk Mimi Lena. Posisi mimi agaknya memunggungi. Niska kecup-kecup punggung ibunya. Wili siaga mengawasi. Dikara sendiri tidak begitu banyak bergerak. Hanya melihat Niskala yang kini kembali duduk dan beranjak. "Balik ke kamal, yuk, Ka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD