"Kenapa anak keduamu tidak diajak, Rei?" "Lagi anteng sama neneknya, Wil." "Padahal dia masih bayi," seloroh Wili. "Ya, makanya ini kami balik dulu. Besok ke sini lagi paling. Sekalian lo kenalan sama anak kedua gue." "Yang kedua cewek apa cowok, Mas?" tanya Lena. "Sayangnya ... cowok lagi, Len." Sambil haha-hihi. "Riwayat nanti bikin lagi sampe dapet cewek. Lo juga gitu, ya, Wil?" "Saya, sih, terserah Marlena saja. Dia yang hamil dan melahirkan soalnya." "Tuh, dengerin!" Mbak Shan dan Mbak Nuni kompak bicara, teruntuk suami mereka. Lena terkekeh. "Aku mau-mau aja, kok, Pi." Pipi. "Nah, dengerin juga, tuh, Yang!" balas Mas Rei, teruntuk Mbak Shan. Bang Genta pun bilang, "Gimana, Dek?" Kepada Mbak Nuni. Dasar. "Udah, ah. Yuk, pulang? Ini Baby Ais juga mulai rewel." Begitulah

