Extra Part 22: Nyonya Julian

2034 Words

"Ciliaaa!" "Hyraaa!" "Kyaaa!" Mereka bersorak serempak, saling menautkan tangan, lalu lompat-lompat girang. Itulah Cilia dan Hyra. "Eh, si Kiki mana? Apa dia nggak pulang ke sini, ya?" "Nggak tahu, nih. Aku udah jarang kontekan sama Kiki, Ra. Eh, betewe ... kamu kurusan, lho!" "Masa?" Hyra tidak bisa menyembunyikan senyum bahagianya disebut kurusan. "Iya, lho! Perasaan waktu kelulusan SD, kamu lebih gemuk dari ini. Eh, apa karena sekarang kamu tinggi, ya?" Hyra senyum. "Tapi-tapi timbangan aku juga turun, tahu! Berat badanku turun tiga kilo, Cil!" "Wah! Pantes. Mataku jeli, sih, emang. Atau kamunya yang emang kelihatan kurusan." "Ah, makasih!" Hyra mengayun-ayunkan tangan sobat masa kecilnya. "Bagus dulu apa sekarang berarti body-ku?" "Ya, sekaranglah! Tapi dulu emang kamu gemesi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD