Extra Part 45: Menikahi Putrimu

1112 Words

Pulang ke rumah, Hyra melihat gerbang rumah tetangga terbuka untuk pertama kali setelah sembilan tahun entah setebal apa debu di dalamnya. Sepertinya akan dibereskan besar-besaran, atau bahkan direnovasi—bongkar pasang. Entahlah. Kan, Julian sudah datang. "Kak, makan dulu!" "Iya, Ma. Kakak mau mandi dulu. Habis itu makan." Sebetulnya sudah makan. Ingat, kan? Ayam bakar dengan Julian. Dan tiap kali pulang ngantor, mama selalu menyuruhnya makan. Hyra pun terbiasa makan sore jadinya. Tak enak menolak, apalagi dia berencana untuk merahasiakan pertemuannya dengan Julian sebelum si Juli datang ke sini. Bukannya apa, Hyra takut papa menggeledah dirinya lewat mama. Nanti ketahuan ada kissmark di leher, bagaimana? Kan, kalau Julian yang datang menemui papa dulu baru Hyra, alurnya akan berbeda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD