Segera, Julian meminta tanggal yang paling baik dalam kurun waktu sesegera mungkin dari ditentukannya tanggal pernikahan tersebut. Bahkan bila itu minggu ini pun dia bersedia. Namun, Om Sakti menolak gagasan yang seburu-buru itu. Ini, kan, pernikahan pertama yang akan digelar dari keturunannya. Bisa Julian pahami. So, segala sesuatunya harus terukur, terstruktur, dan detail. Alhasil, tanggal pernikahan jatuh di tiga bulan mendatang. Tiga bulun cukup, kan, untuk menyiapkan pesta dan tidak terlalu lama untuk Julian menunggu. Begitu kata Om Sakti. Yeah ... cukup. Hyra sampai mengirim chat sepulangnya Julian sekeluarga terkait ... you know what I mean? Nyonya J: [Nah ... yuk, bisa, yuk, mulai ngendaliin hawa nafsu. Tiga bulan nggak lama, kok. ^^] Dasar. Julian lekas ketik balasan. Dia

