50 | I Love You. Evermore.

1568 Words

Sejak kedatangan Daska di apartemen Nea 20 menit yang lalu, pria itu sibuk mondar mandir dengan telepon yang menempel di telinganya. Kadang ia akan berjalan ke dapur sekedar untuk mengambil minum, kembali lagi ke meja dan tenggelam dengan laptopnya, kemudian berjalan ke arah balkon, kembali mondar mandir, sesukanya. Dan itu ia lakukan berkali-kali seolah sedang berada di apartemennya sendiri. Seolah apartemen Nea, juga tempat pulangnya. Selain itu Daska juga sangat senang meninggalkan jejak di apartemen Nea. Entah kemeja, jas kerja, celana, jam tangan, dasi, pakaian rumahan, bahkan sampai parfum lelaki itu pun ada di kamar Nea. Nea sampai meluangkan satu pintu lemari khusus untuk menyimpan semua barang-barang pria itu. Daska baru saja menyelesaikan panggilan teleponnya—entah dengan sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD