“Ah, syukurlah,” balas Jessy. “Sayang, kamu udah mau melahirkan?” tanya Brandon. “Nggak tahu, Sayang. Mungkin aja, ini kan udah waktunya.” “Lebih baik kalian langsung menemui dokter, mungkin saja Jessy memang akan segera melahirkan,” ucap Max sambil menggendong Natasha yang tertidur di pangkuan Jessy. “Iya, kalau begitu aku akan membawa Jessy ke ruangan dokter. Kamu jaga Nayra, ya. Kabari aku kalau Nayra sudah siuman,” pesan Brandon. Max mengangguk. “Tentu, kamu fokus pada Jessy saja, oke.” Brandon dan Jessy langsung menemui dokter, karena Jessica sudah benar-benar merasakan mulas yang luar biasa. Maxime menatap wajah Natasha yang tertidur, ia menangis sambil menciumi gadis kecilnya. “Kamu punya adik, Nat. Adik kamu tampan, Mama Maria pasti bahagia,” ucapnya sambil mencium kening N
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


