"Sepertinya ... masalah ini berkembang lebih besar. Perselingkuhan ini telah menghadirkan sebuah nyawa yang tak berdosa." Suara Jeriko terdengar, membuat perhatian semua orang kini tertuju padanya. "Sekarang apa yang akan kamu lakukan, Gerry?" tanya Jeriko yang menatap Gerry dengan penuh kekecewaan. Namun sebelum Gerry menjawab, Jessica terlebih dahulu membuka suaranya. "Papi … Gerry harus nikahin aku. Karena aku sedang hamil anaknya." Kalimat itu membuat semua orang seketika membeku. Gerry semakin memucat di tempatnya berdiri, tidak menyangka jika Jessica akan mengandung anaknya. Akan tetapi, senyum tipis tercipta pada wajahnya. Mungkin saja melalui Jessica dia akan memiliki seorang putra yang dapat menjadi pewaris. Gisel sudah tidak mendapatkan tamu bulanan setelah rahimnya diangk

