86. Ibu Kota Sempit

1178 Words

"Mami, lihat! Yang ini lucu banget." Sepatu bayi, yang biasanya suka rangkap sebagai kaus kaki. Namun, itu bukan untuk bayi yang baru lahir nanti, sepertinya. "Iya, lucu. Beli aja, Cal, kalau suka." "Tapi itu kayaknya buat balita," komentar Galaksi. "Oke, deh. Aku beli." Diambilnya sepatu paling lucu di mata Ancala, tak mengindahkan ucapan suami. Ya, gimana, ya? Hari itu, Ancala betul-betul telah membuat janji temu dengan mami. Yang ternyata kegiatannya adalah belanja keperluan bayi, nggak semua, cuma buat cuci mata saja. Plus, makan di luar. Mami paham Ancala sedang hamil besar, kalau belanja terlalu lama nanti lelah sebab keliling mal. Dan Galaksi ikut. Yang tadinya mau sama sopir, batal. Biarkan Galaksi saja yang mengemudi. Pun, di tangannya banyak membawa belanjaan sang istri da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD