78 - Bimbang

3501 Words

Netha menatap pada Zafran yang duduk di kursi meja makan dengan senyuman manisnya pada Netha. Zafran berdiri dari tempat duduknya dan berlutut di depan adiknya. Dia sudah lama ingin melakukan ini, namun dia tidak bisa melakukannya. Netha yang sering pergi ketika melihat dia datang ke sini. “Maaf. Aku tidak bisa melindungimu dan menjadi kakak yang baik untuk dirimu.” Ucap Zafran menangis dan menunduk. Netha yang melihat itu menghela napasnya, dan berjongkok lalu memeluk Zafran. Dia tahu kalau kakaknya ini tidak sepenuhnya salah. Dan walaupun kemarin Zafran sempat meminta dia mati karena telah membantah ucapan Annie. Tapi Netha tahu, kalau kakaknya ini ingin yang terbaik untuk dirinya. Louis sangat pintar bersandiwara dan membuat semua orang percaya dengan dia yang benar-benar baik. Ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD