Ektra Part 7

1848 Words

Rumah yang biasanya sepi kini ramai dengan celotehan anak-anak manis yang sedang bermain di ruang keluarga. Mereka seolah tak lelah sedikitpun setelah menempuh perjalanan panjang. Para orang tuanya saja langsung masuk kamar untuk beristirahat. Sementara anak-anak menolak diajak tidur meski sepanjang perjalanan sama sekali tidak tidur. Salma yang biasanya tidur siang ikut-ikutan menolak ketika aku ajak masuk ke kamar. Dia langsung menangis dan mengajak kembali ke ruang keluarga. “Adek nggak nangis kamu tinggal sendiri, Nak?” tanya Mama saat aku menyusul ke dapur. “Anteng banget dia, Ma. Kakak-kakaknya mengajaknya bermain boneka dan mobil-mobilan.” “Rumahmu seperti kapal pecah kedatangan para bocil, Mbak,” sahut Amanda yang sedang mengisi tenaga. Sudah habis dua piring nasi kebuli kini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD