Jay duduk di kursi kafe sambil mendorong perlahan stroller Fabian hingga berhenti tepat di samping meja kecil dekat jendela kaca. Ia menggeser posisi botol s**u yang sudah disiapkan dari rumah lalu membuka tutupnya, mengangkat Fabian sedikit, dan menaruh botol itu di tangan mungil keponakannya. Fabian langsung menyusu dengan tenang, matanya membulat dan sesekali berkedip lambat seolah menikmati momen santai itu. Jay menatapnya sambil tersenyum kecil. “Enak, ya? Papa kamu kalau ngasih s**u gayanya kayak mau presentasi. Om Jay lebih simple. Yang penting kamu kenyang,” katanya pelan sambil menepuk-nepuk perut Fabian. Fabian yang tengah minum hanya memandangi wajah omnya itu, lalu tiba-tiba mengalihkan pandangannya ke arah meja lain. Seorang gadis SMA dengan seragam rapi duduk sambil memain

