Bab 76

2836 Words

Jay menendang pintu rumah hingga terbuka keras. Suara hantaman kayu yang menggema membuat Frans dan Celine yang sedang duduk di ruang tamu tersentak kaget. Wajah Jay merah padam, napasnya memburu seperti baru saja berlari jauh. Tangannya masih menggenggam ponsel dengan kuat, rahangnya menegang, dan matanya menyala penuh amarah. Frans yang semula hendak menenangkan adik iparnya itu segera berdiri. “Jay, tenang dulu. Ada apa?” Jay menatap tajam ke arah Frans. “Kau tanya ada apa? Aku baru saja dapat kabar kalau Alena keluar dari rumah tahanan dan mulai berkeliaran di sekitar kompleks ini! Dan tahu apa lagi yang lebih gila? Celine hampir ditabrak mobil di depan taman sore tadi!” Celine yang mendengar nama itu langsung menatap Jay dengan mata membulat. Wajahnya pucat seketika, tangan gemetar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD