Bab 130

2100 Words

Pagi itu rumah Celine dan Frans sudah heboh sejak matahari baru naik. Celine mondar-mandir di dapur sambil membawa majalah traveling, sementara Frans duduk di meja makan sambil minum kopi dengan wajah yang belum sepenuhnya sadar. Fabian? Anak kecil itu sedang sibuk memainkan mobil-mobilannya di lantai, sesekali menabrakkan dua mobil sambil tertawa keras seperti biasa. Tapi suasana berubah ketika Celine menerima telepon dari Jay. Ia mengangkatnya dengan santai, lalu mendengar kalimat yang membuat seluruh mukanya langsung berubah masam. “Apa?” seru Celine. “Ke PARIS?! SORE INI?!” Frans yang sedang minum kopi tersedak. “Kenapa teriak-teriak begitu pagi-pagi?” gumamnya sambil menepuk dadanya. Celine tidak mempedulikannya. Ia terus bicara di telepon. “Jay! Kau… kau liburan ke Paris tanpa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD