Setelah subuh, Lyra tak tidur lagi. Padahal, biasanya jika libur, ia akan tidur kembali hingga siang. Tapi hari ini, sebelum jam enam Lyra sudah rapi dan wangi. Dian yang melihatnya sampai keheranan. “Lyra, mau pergi?” “Iya, ada tugas kuliah. Aku harus sampai di lokasi sebelum jam tujuh, kalau enggak bisa ditinggal aku.” “Memang mau kemana?” “Gak tahu apa itu ya nama daerahnya, tapi lumayan jauh,” Lyra memasukkan perlengkapannya ke dalam tas. Dian belum pernah melihat Lyra seantusias ini sebelumnya jika menyangkut urusan kuliahnya. Biasanya Lyra akan lebih antusias jika sedang mengurus akun dan kontennya. “Eyang sudah tahu?” “Ini aku mau bilang Eyang,” Lyra masuk ke ruang makan sembari membawa tasnya. “Mau kemana hari Minggu gini? Tumben,” kata Eyang. “Lyra mau ngerjain tugas kelo

