Bab 141. Menjadi Penguat Sang Istri.

2524 Words

Zahra sadar dalam hidup tidak hanya ada rasa bernama bahagia. Banyak rasa yang Tuhan ingin kita menyadarinya. Tentu saja dengan mengalaminya secara langsung. Dan semua rasa itu lah yang membuat manusia bertumbuh. Bisa berpikir lebih terbuka, bisa bersikap lebih dewasa. Hari ini kita merasa bahagia karena satu hal. Bisa jadi besok kita dibuat menangis karena hal lain. Oh … jangankan besok, kadang baru bahagia, beberapa saat kemudian harus menangis. Karenanya Zahra berusaha untuk selalu mengontrol perasaannya. Bahagia, namun tidak memperlihatkan secara berlebih karena takut setelah itu ia akan merasa sedih entah karena apa. Takdir itu misteri. Namun, manusia adalah tempatnya khilaf. Terkadang tanpa sadar Zahra mengekspresikan kebahagiaannya secara berlebih. Seperti saat ini. Saat dia melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD