Gianna segera berbalik dan kembali ke hadapan Delvin lantas menatapnya dengan sengit. "Apa sih!? Kenapa bahas-bahas hal begitu di sini!?" amuk Gianna tapi sambil dengan berbisik. "Kenapa di sini? Kamu sendiri kan, yang tidak memberi pintu sama sekali ketika di rumah. Ya sudah, aku bahas saja sekalian di sini," ucap Delvin dengan santainya. "Ck. Kamu tuh... Sana pergi. Jangan ganggu pekerjaan aku!" cetus Gianna. "Aku akan pergi, setelah kamu menjawab pertanyaanku tadi. Siapa, siapa ayahnya anak kamu itu?" "Ya siapapun itu bukan urusan kamu kok! Dia anakku. Kenapa kamu yang repot!?" cetus Gianna. "Tapi kenapa dia mirip denganku?" tanya Delvin dan Gianna pun malah terkekeh geli. "Mirip dengan kamu? Sejak kapan? Anakku nggak mirip dengan siapa-siapa. Apa lagi dengan kamu! Udah sana per

