Ini Calon Kamu?

1126 Words

"Atau kalau kamu tidak mau, saya izin membawa Ciara-nya saja," ucap Sakha sampai Gianna ingin sekali berdecak. Ya mana mungkin ia biarkan anaknya pergi sendiri tanpa dirinya. Tapi kalau tidak dituruti, ia sudah terlanjur hutang budi. "Iya, Mas. Besok aku ikut juga deh. Eum... Jam berapa ke sananya?" tanya Gianna lemas. Sebenarnya bingung juga mau melakukan apa di sana nanti, tapi berkat apa yang sudah diberikan ia jadi tidak memiliki pilihan. "Jam 7 pagi. Bagaimana?" tanya Sakha dan Gianna malah tersenyum paksa. Bukan hari kerja kenapa harus bangun dan pergi sepagi itu? Dan lagi, mau apa di sana pagi-pagi buta begitu?? "Apa nggak terlalu pagi, Mas? Kayaknya jam segitu orang-orang juga belum bangun kalau weekend." Gianna tersenyum kaku dan terkekeh sedikit. "Orang tua saya selalu bangu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD