Bab 119. Taruhan Langit Dan Zelda

2238 Words

Kehamilan Nara disambut luar biasa bahagia. Terlebih orang tua mereka, karena itu adalah cucu pertama keluarga Narendra dan Aswangga. Para sahabat dan sepupu berdatangan menjenguk. Beruntung luka tembak Elang juga tak sampai fatal, meski untuk pulih butuh waktu beberapa hari istirahat total. Setidaknya dia tidak sealeman Langit. Buktinya hari ini dia sudah turun dari tempat tidur. Mondar-mandir dan duduk mengobrol bersama mereka. Tadi ditemani mamanya dan Ruth, Elang mengantar istrinya periksa ke dokter kandungan. Jangan tanya seharu apa mereka, saat melihat si buah hati yang kini berusia lima minggu itu. Nara berlinangan air mata. Iya, anaknya tidak akan bernasib sepertinya. Dia akan tumbuh di tengah keluarga yang hangat dan berlimpah kasih sayang. Menjelang siang, Salsa datang menjenguk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD