Bab 104-Menjadi Ibu...

1619 Words

“Kamu kenapa?” Sora terkejut mendengar suara itu. Ia menggigit bibir bawahnya, sebelum menoleh ke arah Ersya yang rebahan di sofa kamarnya. “Aku ganggu kamu tidur, ya? Maaf,” ungkap Sora. Ersya menghela napas panjang. Ia memosisikan dirinya untuk duduk menghadap ke arah Sora. “Kamu kalau mau tidur, tidur aja, Sya!” kata Sora. Ini sudah hampir tengah malam. Dan ia sadar, kemungkinan besar yang membuat Ersya masih terjaga adalah dirinya. “Kamu kenapa? Ada yang sakit?” tanya Ersya, mengabaikan perkataan Sora sebelumnya. Sora menggeleng. Ia menarik tubuhnya untuk duduk, bersandar pada headboard. Melihat hal itu, Ersya semakin yakin jika istri tercintanya tidak sedang baik-baik saja. Ia pun menghampiri Sora. Ersya duduk di tepi kasur Sora, dengan badan menghadap ke arah wanita berperut bu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD